Latest Post

[Berita]AS Hikam Berharap Jenderal Dudung Terus Bersikap Tegas Dan Konsisten Jaga Reformasi Dan Konstitusi [Berita]Tabrak Mobil di Cikarang, Kernet Truk Tronton Tewas

Jumat, 05 Agustus 2022 – 12:34 WIB

Ilustrasi – Cacar monyet. Foto: ANTARA/HO-Sutterstock

ntb.creacorridor.com, MATARAM – Virus cacar monyet (monkeypox) telah ditemukan di Indonesia, dengan adanya temuan di Jawa Tengah.

Terkait penyebaran tersebut, Pemkot Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

“Masyarakat tidak usah panik, tetapi kita harus belajar dari pengalaman awal pandemi Covid-19 harus tetap waspada serta bisa hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai virus penyakit,” kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Kamis (4/8).

Pernyataan itu disampaikan dalam menyikapi temuan satu kasus suspek cacar monyet di Jawa Tengah.

Demikian juga dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, karena telah meluas ke lebih dari 70 negara.

Pihak pemkot akan terus menggencarkan sosialisasi penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui Dinas Kesehatan ,sebagai langkah antisipasi penyebaran dan penularan berbagai jenis virus berbahaya di Mataram.

Pemkot saat ini masih fokus menghadapi kasus Covid-19 yang kasusnya mulai muncul lagi, serta penanganan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak yang sudah mulai melandai.

“Sedangkan untuk penangan virus cacar monyet, sosialisasi PHBS perlu terus digencarkan. Tetapi, masyarakat harus tetap tenang dan jangan panik,” katanya lagi.

Waspada akan sebaran virus cacar monyet di Indonesia, pihak Pemkot Mataram meminta agar masyarakat tidak panik dan tetap berhati-hati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

Sumber