Latest Post

[Berita]7 Tempat Paling Berpolusi di Dunia, Ada Chernobyl yang Diangkat Jadi Film [Berita]Iqbaal Ramadhan Blak-blakan Mencuri Sesuatu, Apa Itu?

WAKIL Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah bakal melakukan evaluasi pelaksanaan haji 2022. Salah satunya terkait tingginya biaya haji.

“Memang sekarang ini akibat krisis global ini ada kenaikan biaya haji. Nah itu harus dievaluasi pemerintah,” ujar Ma’ruf di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat (5/8). 

Ma’ruf menyebut evaluasi biaya haji tersebut sebagai persiapan untuk menyelenggarakan haji pada 2023. Namun, Ma’ruf menilai, secara keseluruhan, pelaksanaan ibadah haji 2022 sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Baca juga: Sejumlah Jamaah Haji Tertahan Akibat Tak Ikuti Batasan Bagasi

“Memang ada (permasalahan) tapi jauh lebih berkurang, korban juga berkurang, oleh karena itu pemerintah akan terus evaluasi,” terangnya. 

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah berdiskusi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, terkait persiapan haji 1444 Hijriah/2023 Masehi. 

Menag menyampaikan sejumlah catatan perbaikan dari sisi penyelenggaraan di Indonesia maupun Arab Saudi.

Menurut Menag, layanan kepada jemaah haji menjadi tanggung jawab dua negara. 

“Kami sepakat membuat task force atau tim bersama untuk membahas persiapan haji tahun depan agar lebih baik lagi,” ujar Menag usai melepas jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Solo (SOC 2) di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, 15 Juli 2022 lalu. (OL-1)


Sumber