Latest Post

[Berita]Lirik Lagu Cookie – NewJeans [Berita]Ada Waktu Maksimum dalam Tarif Terintegrasi, Catat nih Aturannya!

TERUNGKAP dugaan adanya kapal nirawak milik Tiongkok telah terbang di atas Kepulauan Kinmen, wilayah Taiwan, di lepas pantai tenggara Tiongkok.

Komando Pertahanan Kinmen, Mayor Jenderal Chang Zone-sung, mengatakan, telah menembakkan suar untuk mengusir drone Tiongkok yang datang berpasangan dan terbang ke daerah Kinmen sebanyak dua kali.

Pertama pada Rabu (3/8) sekitar pukul 9 malam dan pukul 10 malam waktu setempat.

“Kami segera menembakkan suar untuk mengeluarkan peringatan dan mengusir mereka. Setelah itu, mereka berbalik. Mereka datang ke area terlarang kami dan itulah sebabnya kami membubarkan mereka,” katanya kepada Kantor Berita Reuters, Kamis (4/8).

Kelompok tujuh negara industri (G7) juga mengutuk latihan yang direncanakan itu dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan. “Tidak ada pembenaran untuk menggunakan kunjungan sebagai dalih untuk aktivitas militer agresif di Selat Taiwan,” kata sebuah pernyataan dari menteri luar negeri G7.


Baca juga: Pelosi Pulang Tiongkok Gelar Latihan Militer Laut dan Udara di Selat Taiwan


Mereka menyerukan ketenangan dan mengatakan langkah-langkah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berisiko eskalasi yang tidak perlu.

“Itu normal dan rutin bagi legislator dari negara kita untuk bepergian ke luar negeri. Tanggapan eskalasi RRT berisiko meningkatkan ketegangan dan membuat kawasan tidak stabil,” ujarnya.

Para menteri luar negeri dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang bertemu di Phnom Penh, Kamboja, juga menyatakan keprihatinan mereka bahwa meningkatnya ketegangan di sekitar Taiwan dapat menyebabkan salah perhitungan dan menyerukan pengekangan maksimum.

Sebelumnya, kunjungan Ketua DPR AS dan politisi senior Nancy Pelosi adalah yang pertama dalam 25 tahun. Oleh karena itu, Beijing telah mengancam konsekuensi serius jika dia melanjutkan kunjungan itu.

Krisis besar terakhir di Selat Taiwan terjadi pada 1996, menjelang pemilihan kembali Presiden Lee Teng-hui, yang telah mengunjungi AS tahun sebelumnya.

Tiongkok telah memodernisasi dan memperluas angkatan bersenjatanya sejak saat itu, meluncurkan kapal induk pertamanya dan menguji persenjataan hipersonik. (OL-16)


Sumber