Latest Post

[Berita]Persik Kediri Incar Kemenangan Perdana di Liga 1 2022/2023 [Berita]Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham dan Gerakan Kekerasan

creacorridor.com  Nasib pria tua asal Thailand ini begitu menyayat hati. Kisahnya ramai jadi perbicangan, pria ini dikatakan nekat melakukan pencurian dengan alasan agar bisa masuk penjara. Usut punya usut, pria ini ternyata begitu miskin, sampai-sampai di luar penjara, ia tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. 

Insiden tidak biasa itu, dilaporkan terjadi pada tanggal 29 Juli lalu. Kejadian terjadi di sore hari, di sebuah apotek di provinsi Chonburi, selatan Bangkok.

Pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Phichit, tertangkap basah oleh staf sedang mencuri tiga sabun seharga THB 17 (Rp7ribu). Barang yang digondol Phichit nilainya memang sedikit. Namun, apotek itu sudah memiliki peringatan jelas bahwa siapa pun yang melakukan pengutilan, pelaku wajib didenda hingga 30 nilai barang yang dicuri. Bahkan, individu yang kepergok mengutil bisa diseret ke penjara.

baca juga:

Kendati begitu, dalam kasus Phichit, peringatan itu tampaknya tak berlaku. Merasa kasihan, staf apotek bersedia melepaskan orang tua itu. Seorang warga yang kebetulan berada di tempat kejadian bahkan menawarkan diri untuk membayar denda untuk Phichit.

 Thairath

Namun, segala keringanan itu ditolak mentah-mentah oleh Phichit. Ia bersikukuh, meminta staf untuk memanggil polisi. Pria tua itu juga terus mendesak agar kejahatannya diketahui polisi, dan kemudian dibui.

Mendengar permohonan itu, staf apotek akhirnya menyerah. Ia tidak punya pilihan lain selain memanggil pihak berwenang. 

Selama interogasi, Phichit kemudian mengungkap motif sebenarnya. Ia menjelaskan bahwa dia lebih suka menghabiskan waktu di balik jeruji besi, di mana dia bisa mendapatkan tiga kali makan gratis sehari. 

Di penjara, Phichit juga bisa bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini menurut Phichit jauh lebih baik daripada berkeliaran di jalanan tanpa pekerjaan dan dengan risiko kelaparan atau bahkan kematian.

Tidak jelas bagaimana petugas polisi memilih untuk menangani situasi tersebut. Yang jelas, kisah Phichit telah menjadi pengingat akan situasi mengerikan yang dialami banyak orang Thailand saat ini, dengan inflasi mencapai level tertingginya sejak 2008.

Menariknya, Phichit bukanlah orang pertama yang ingin sengaja ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Beberapa tahun yang lalu, Oddity Central juga mengulas kisah tentang seorang pria Amerika yang mencoba merampok bank demi bisa masuk penjara. 

Alasannya, pria itu sudah tidak tahan dengan istrinya yang gemar mengomel, dan lebih baik menghabiskan waktunya di penjara. 

Lalu, ada kasus lain, di mana seorang pria 68 tahun merampok bank hanya beberapa waktu setelah bebas dari tahanan. Pria tua ini, yang juga berasal dari Amerika Serikat sebelumnya menjalani hukuman penjara 20 tahun. Ia pun mengaku ingin kembali ke penjara lantaran tidak terbiasa dengan kehidupan di luar.[]

Sumber