Latest Post

[Berita]Rayakan Kemerdekaan RI, DayNightCrew Gelar Konvoi Kendaraan Mewah dan Pameran [Berita]Cegat Truk Isi 8.000 Kg Kopi, Trio Begal Bersenjata Api di Way Kanan Disikat Polisi

TIDAK ada satu orang pun didunia ini yang tahu saat dirinya tidak bernyawa. Entah itu yang sudah berusia lanjut, dewasa, remaja, anak-anak, bahkan bayi pun dapat menemui mati kapan saja. 

Sama seperti kematian, waktu terjadi kiamat juga tidak akan ada yang bisa menebak atau memprediksi. Biar orang itu memiliki kecerdasan luar biasa, peristiwa terjadinya kiamat tidak akan pernah bisa diketahui waktunya akan tiba.

Karena itu, penting untuk ketahui bersama tentang kiamat. Sebelum datang, akan ada tanda-tanda yang mengawali peristiwa besar tersebut. Bagaimana perspektif kiamat dalam agama Islam dan apa saja tanda-tanda kiamat?

Pengertian hari kiamat

Pengertian hari kiamat dalam Islam yaitu peristiwa akhir dari seluruh kehidupan dengan hancurnya seluruh alam semesta beserta makhluk yang hidup. Tidak ada satu pun makhluk yang tahu atau meramalkan waktu hari kiamat akan terjadi. Hal ini sebagaimana tercantum dalam surat Al-Araf ayat 187 sebagai berikut:

Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, “Kapan terjadi?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS Al-Araf: 187)

Peristiwa hari kiamat wajib untuk umat Islam imani. Iman kepada hari kiamat merupakan rukun iman ke-5. Dengan mengimani datangnya hari kiamat, umat Islam seharusnya menghindari segala perilaku yang dilarang oleh Allah SWT dan memperbanyak amalan baik untuk mendapatkan pahala serta menghapus dosa yang pernah dilakukan.

Tanda-tanda hari kiamat

a. Muncul Dajjal

Datangnya Dajjal merupakan tanda-tanda kiamat sudah sangat dekat. Dajjal merupakan makhluk Allah yang memiliki ciri-ciri tubuh yaitu berambut keriting dan hanya melihat dengan satu mata di sebelah kiri karena mata kanannya buta. Pada bagian dahi tertulis kata kafir. Dajjal akan keluar dari tempat yang bernama Danau Tiberias.

Dengan kekuatannya, Dajjal mampu memerintahkan langit untuk menurunkan hujan karena sebelumnya akan ada kemarau yang panjang. Disebabkan kemarau, semua tumbuhan dan hewan akan mengalami kesusahan. Namun, Dajjal mampu memerintahkan Bumi untuk menyuburkan tanah sehingga membuuat tumbuhan dan membuat hewan ternak dapat berkembang dengan baik.

Kemampuan luar biasa Dajjal yang lain yaitu ia mampu menghidupkan orang yang sudah mati. Dengan kemampuannya tersebut, banyak orang yang akan mengikutinya karena menganggap ia sebagai Tuhan. Siapapun yang mengikutinya, ia akan mendapatkan surga dan barang siapa yang menolak ajaran untuk menyembahnya, ia akan mendapatkan siksaan yang amat pedih bahkan akan dibunuh jika menolaknya.

Sesungguhnya yang dijanjikan oleh Dajjal berupa surga merupakan neraka milik Allah dan orang-orang yang berpendirian teguh dan hanya menyembah Allah sebagai Tuhan akan selamat dari neraka Allah. Dajjal akan berkuasa kurang lebih selama 40 hari di bumi.

Sebagaimana yang tertera dalam Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, “Empat puluh hari, tetapi sehari bisa jadi satu tahun, bisa jadi satu bulan, bisa jadi satu minggu, sementara hari-hari lain akan sama dengan apa yang kalian rasakan sekarang.”

b. Kemunculan Imam Mahdi

Tanda-tanda kiamat yang kedua yaitu munculnya Imam Mahdi. Namun, Imam Mahdi bukanlah nama, melainkan sebagai julukan yang diberikan untuk seseorang yang diutus oleh Allah. Imam dalam bahasa Arab berarti pemimpin, sedangkan Mahdi berarti orang yang mendapatkan petunjuk. Maka, Imam Mahdi merupakan utusan Allah yang dijadikan pemimpin dan telah diberikan petunjuk.

Ciri-ciri Imam Mahdi di antaranya salah satu keturunan Nabi Muhammad SAW, berkening lebar, dan hidungnya mancung. Imam Mahdi datang untuk memerangi kekejaman Dajjal yang tengah berkuasa. Kehadirannya akan menumpas segala bentuk perbuatan yang dilakukan Dajjal.

Hal itu untuk menunjukkan kebenaran kepada umat manusia bahwa ajaran yang diberikan oleh Dajjal merupakan ajaran yang sesat dan memerintahkan umat manusia untuk kembali ke jalan yang benar meyakini Allah sebagai satu-satunya Tuhan.

c. Turunnya Nabi Isa AS

Imam Mahdi tidak akan sendiri dalam memerangi Dajjal. Nabi Isa AS juga diutus Allah untuk turun tidak membawa ajaran dan syariat baru, melainkan membawa ajaran yang sudah diberikan sebelumya yaitu iman Kepada Allah.

Turunnya Nabi Isa telah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 55, “Allah berfirman: Hai Isa, aku akan mewafatkan dan mengangkatmu kembali padaku, menyucikanmu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu atas orang yang kafir sampai kiamat tiba. Kepada-Ku engkau kembali dan aku beri keputusan tentang yang diperselisihkan olehmu.”

Nabi Isa memiliki ciri-ciri yaitu badannya tidak terlalu tinggi dan tidak juga pendek, rambutnya keriting dan panjang terurai sampai pundak, dadanya bidang, dan memiliki kulit yang kemerah-merahan. Menara putih di sebelah timur Kota Suriah diyakini menjadi tempat turunnya Nabi Isa ke Bumi.

Turunnya Nabi Isa sebagai tanda-tanda kiamat yaitu bersama Imam Mahdi untuk melawan Dajjal dan meruntuhkan kekuasaannya selama beberapa waktu di bumi ini. Pertempuran Nabi Isa dan Imam Mahdi untuk menumpas Dajjal berakhir dengan terbunuhnya Dajjal akibat dadanya tertombak oleh Nabi Isa As di depan pintu Lud di kompleks Masjidil Aqsa.

d. Munculnya Yakjuj dan Makjuj

Tanda-tanda kiamat kubra selanjutnya yaitu keluarnya Yakjuj dan Makjuj. Al-Qur’an menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan Yakjuj dan Makjuj yaitu kaum yang suka berbuat kerusakan di muka Bumi.

Disebutkan bahwa Yakjuj dan Makjuj merupakan manusia yang memiliki ciri-ciri di antaranya memiliki mata sipit, berhidung pesek, dan berambut pirang. Yakjuj dan Makjuj disebutkan terkurung dalam lembah yang diapit oleh dua gunung, Raja Zulkarnain yang mengurungnya. Dengan tembok besar yang mengelilingi, Yakjuj dan Makjuj tidak bisa keluar darinya.

Namun, dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 96 disebutkan bahwa nanti tembok penghalang tersebut akan runtuh, sehingga keluarlah Yakjuj dan Makjuj untuk membuat kerusakan di bumi. Mereka akan meminum air yang ada di Danau Tiberias, tempat yang diyakini keluarnya Dajjal. Tidak ada satu pun manusia yang mampu menghentikannya kecuali atas izin dari Allah SWT.

Pada akhirnya Yakjuj dan Makjuj akan mati karena diserang oleh hewan sejenis ulat yang membuat badannya membusuk. Kemudian datang burung-burung yang mengangkat Yakjuj dan Makjuj dari Bumi, lalu turunlah hujan yang membersihkannya.

e. Terbitnya Matahari dari barat

Tanda-tanda kiamat yang tidak kalah mengejutkan bagi umat manusia lain yaitu terbitnya Matahari dari tempat tenggelamnya. Terbitnya matahari dari barat telah disebutkan dalam hadits riwayat Muslim, “Hari kiamat tidak akan datang sebelum matahari terbit dari arah barat. Ketika matahari terbit dari barat, semua akan berubah menjadi beriman. Namun, iman seseorang sudah tidak lagi bermanfaat jika sebelumnya tidak beriman atau tidak mendapatkan manfaat dari imannya itu.”

Bukan hanya Islam yang menunjukkan bahwa matahari suatu saat akan terbit dari sisi barat, ilmu sains juga memprediksi bahwa Matahari terbit dari barat bukanlah hal yang mustahil. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa rotasi Bumi yang terjadi selama ini akan mengalami perlambatan yang menyebabkan arah perputarannya terbalik.

Selama ini Bumi berputar dari barat ke timur sehingga matahari terlihat terbit dari barat. Nanti Bumi akan berputar dari timur ke barat sehingga Matahari seolah terbit dari barat. Ketika Matahari terbit dari barat, sudah tertutup semua amal perbuatan baik. Perintah-perintah Allah yang selama ini tidak dikerjakan akan dikerjakan semua oleh manusia, tetapi tidak ada artinya lagi karena sudah sia-sia untuk dilakukan.

f. Muncul asap yang mematikan

Kemunculan asap membuat manusia yang menghirupnya mati merupakan tanda-tanda kiamat yang lain. Asap atau Ad-Dukhan dalam Al-Qur’an merupakan ancaman bagi manusia. Dukhan pertama kali muncul pada masa kehdupan Nabi Muhammad SAW. Ketika itu Dukhan muncul untuk sebagai azab bagi kaum kafir Quraisy yang telah memusuhi Nabi.

Dukhan akan muncul kembali di hari akhir nanti selama 40 hari 40 malam. Bumi akan terasa gelap akibat asap tersebut. Asap tersebut membuat manusia yang menghirupnya dapat mati. Namun, bagi umat manusia yang beriman asap ini hanya akan menimbulkan efek seperti orang terkena flu. Sebaliknya, pada orang yang berdosa akan mengakibatkan panas seperti membakar kulit.

Waktu terjadi Hari Kiamat menurut Islam

Al-Qur’an menyiratkan perihal kiamat dalam tujuh pembahasan yang berbeda. Pembahasan itu berada dalam sejumlah surah yang juga berbeda. Berikut rincian ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang terjadinya kiamat.

Pertama, pembahasan kiamat dalam surah An Nisa ayat 42. Allah menjelaskan kondisi orang-orang kafir dan yang mendurhakai rasul di Hari Kiamat.

يَوۡمَٮِٕذٍ يَّوَدُّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَعَصَوُا الرَّسُوۡلَ لَوۡ تُسَوّٰى بِهِمُ الۡاَرۡضُ ؕ وَلَا يَكۡتُمُوۡنَ اللّٰهَ حَدِيۡـثًا

“Di hari itu orang-orang kafir dan orang-orang yang mendurhakai rasul, ingin supaya mereka disamaratakan dengan tanah dan mereka tidak dapat menyembunyikan (dari Allah) sesuatu kejadian pun.” (QS. An Nisa’: 42)

Kedua, pembahasan kiamat dalam surah Al A’raf ayat 187. Pada ayat ini, Allah menegaskan bahwa pengetahuan tentang Hari Kiamat hanya dimiliki oleh Tuhan.

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Mereka menanyakan kepadamu tentang hari akhir, “Kapankah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang itu ada pada sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 187)

Ketiga, pembahasan kiamat dalam surah Ghafir ayat 16. Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa tidak ada tempat untuk bersembunyi saat kiamat.

يَوۡمَ هُمۡ بَارِزُوۡنَۖ لَا يَخۡفٰى عَلَى اللّٰهِ مِنۡهُمۡ شَىۡءٌ ؕ لِمَنِ الۡمُلۡكُ الۡيَوۡمَ ؕ لِلّٰهِ الۡوَاحِدِ الۡقَهَّارِ

“(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.” (QS. Ghafir: 16)

Keempat, pembahasan kiamat dalam surah Ghafir ayat 33. Allah menjelaskan bahwa saat kiamat terjadi, tidak ada yang akan menolong orang-orang yang sesat.

يَوۡمَ تُوَلُّوۡنَ مُدۡبِرِيۡنَۚ مَا لَكُمۡ مِّنَ اللّٰهِ مِنۡ عَاصِمٍۚ وَمَنۡ يُّضۡلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنۡ هَادٍ

“(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorang pun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorang pun yang akan memberi petunjuk.” (QS. Gafir: 33)

Kelima, pembahasan kiamat dalam surah Asy Syura ayat 47. Allah menjelaskan bahwa saat kiamat, tidak ada yang bisa mendapat pertolongan kecuali dari-Nya.

اِسۡتَجِيۡبُوۡا لِرَبِّكُمۡ مِّنۡ قَبۡلِ اَنۡ يَّاۡتِىَ يَوۡمٌ لَّا مَرَدَّ لَهٗ مِنَ اللّٰهِؕ مَا لَكُمۡ مِّنۡ مَّلۡجَاٍ يَّوۡمَٮِٕذٍ وَّمَا لَكُمۡ مِّنۡ نَّكِيۡرٍ

“Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu).” (QS. Asy Syura: 47)

Dua macam Kiamat

Dalam Islam, kiamat terbagi menjadi dua macam yakni kiamat sugra dan kiamat kubro.

1. Kiamat sugro

Kiamat sugra merupakan berakhirnya sebagian kehidupan yang ada di dunia. Kiamat ini biasanya disebut sebagai kiamat kecil. Sejatinya kiamat sugra ialah bencana alam hingga kematian yang menimpa seseorang.

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadisnya mengenai kiamat sugro yang berbunyi, “Jika salah seorang dari kalian meninggal dunia, kursinya diperlihatkan kepadanya pada saat pagi-sore hari. Jika ia termasuk ahli surga, ia akan melihat jelas gambaran dirinya sebagai ahli surga. Dikatakan kepadanya, “Ini kursimu hingga Allah membangkitkanmu pada hari Kiamat.” (HR Bukhari)

2. Kiamat kubro

Kiamat kubro merupakan kehancuran seluruh alam semesta beserta makhluk yang ada. Kiamat kubro ditandai dengan ditiupnya sangkakala oleh malaikat Israfil. Rasulullah SAW telah bersabda dalam hadisnya bahwa kiamat kubro terjadi pada jumat.

“Sebaik-baik matahari terbit yaitu hari Jum’at. Pada Jum’at Adam diciptakan. Pada hari itu dia dimasukkan ke surga dan pada Jum’at itu juga dia dikeluarkan dari surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.” (HR Muslim No. 854)

Demikian pengertian Hari Kiamat beserta tanda-tanda dan nama-nama kiamat yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan dapat memperkuat iman dan takwa terhadap datangnya Hari Kiamat di masa depan. (OL-14)


Sumber