Latest Post

[Berita]Rudal HIMARS Kiriman AS Diperkirakan Habis Dipakai Ukraina dalam 4 Bulan [Berita]Prabowo Bersedia Maju Capres, Gus Fawait: Kami Siap Menangkan di Jatim 2024!

JAKARTA, creacorridor.com – Eddy Gombloh atau komedian bernama asli Supardi meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Sleman Yogyakarta pada Kamis (4/8/2022), sekira pukul 10.20 WIB.

Menurut sang istri, Martina Lubalu, Eddy Gombloh memiliki penyakit jantung hingga ginjal. Dalam kalan YouTube Macul Channel, Martina menyebut juga Eddy Gombloh sudah menderita sakit sejak lama. Eddy harus sering menjalani rawat inap, pulang dan pergi lagi ke RSUP Dr Sardjito.

“Beliau ada riwayat (sakit) Jantung. Dari jantung menyebar ke paru-paru, ginjal dan hati,” ujar Martina dalam video tersebut.

Menurut Martina, kondisi suaminya semakin menurun dan bahkan tidak bisa berjalan usai positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu.

Semasa hidupnya komedian senior Eddy Gombloh membintangi sejumlah film. Di antaranya Samson Betawi (1975), Inem Nyonya Besar (1977) dan Ekspedisi Harta Karun (1990).

Kabar kepergian sang komedian itu pun disampaikan sang sahabat, Polo. Dalam kesempatan ini Polo pun mengenang kembali jasa Eddy Gombloh dalam hidupnya. Polo menyatakan dirinya dapat terjun di dunia hiburan berkat campur tangan almarhum semasa hidupnya.
 
“Beliau itu guru saya. Ketika masuk ke Jakarta saya bikin grup bersama almarhum dan almarhum Mamiek dan Suci cerewet,” kata Polo saat dihubungi awak media, Kamis (3/8/2022).
 
Terkait penyebab meninggalnya Eddy Gombloh, Polo enggan berkomentar banyak. Pasalnya, dia belum mengetahui secara pasti penyakit yang dialami sahabatnya.
 
“Kayaknya ada diabet,” ucapnya.

Editor : Endang Oktaviyanti

Sumber