Latest Post

[Berita]Toyota Hadirkan Sports Car All New GR86 dan 5 Model GR Sport Baru di GIIAS 2022 [Berita]Meski Timnas Tetap di AFF, Ini Negara Besar yang Akan Bertemu Indonesia jika Seandainya Gabung di Piala EAFF: Bisa Jadi Rival

JAKARTA, creacorridor.com – Polri menyatakan tim Inspektorat Khusus (Irsus) menemukan adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh mantan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo terkait olah tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir J. Salah satunya pengambilan CCTV. 

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan hal itu sebelumnya disinggung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

“Tadi kan disebutkan, dalam melakukan olah TKP seperti Pak Kapolri sampaikan terjadi misalnya pengambilan CCTV dan lain sebagainya,” kata Dedi, Sabtu (6/8/2022).

Dedi membenarkan Irjen Ferdy Sambo kini dibawa ke Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok terkait kasus tewasnya Brigadir J. 

Polri menyebut penempatan itu terkait dugaan pelanggaran prosedur yang ditemukan oleh Inspektorat Khusus (Irsus). Ferdy Sambo diduga tidak profesional terkait olah TKP Brigadir J. 

“Menetapkan bahwa Irjen FS diduga lakukan pelanggaran terkait masalah ketidakprofesionalan di dalam olah TKP,” tutur Dedi.

Editor : Rizal Bomantama

Terima Kasih







Sumber