Latest Post

[Berita]NCT Dream Umumkan Tanggal Baru Konser ‘The Dream Show 2: In A Dream’ [Berita]Tersangka Korupsi Upah Pegawai Honorer Damkar Ditahan di Rutan Kelas I Depok

Lamongan (creacorridor.com) – Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) dan Majlis Ta’lim Perempuan Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk yang kedua kalinya, bertempat di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/8/2022).

Rakerda yang mengusung tema “Kita Lestarikan Kemabruran Haji” ini membahas tentang pencanangan pembentukan kepengurusan ranting hingga tingkat desa di seluruh Lamongan yang berjumlah 474 ranting. Mengetahui hal ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang juga didapuk sebagai Dewan Pembina PD IPHI Lamongan pun menyampaikan persetujuannya.

“Pemerintah terus mendorong organisasi-organisasi untuk berkolaborasi mewujudkan Lamongan yang inklusi menuju kejayaan Lamongan yang berkeadilan. Pembentukan kepengurusan ranting di setiap desa itu bagus karena nanti akan memajukan manajemen haji di Lamongan,” tuturnya saat membuka Rakerda kedua ini.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi atas kontribusi dan sinergitas IPHI yang telah menelurkan 27 cabang IPHI di seluruh Lamongan sebagai lembaga dakwah yang berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam mencapai cita-cita bersama. Ia bahkan mengajak para pengurus IPHI Lamongan untuk terus menyebar ketenangan di kalangan masyarakat.

“Mari kita menjadi haji yang amanah dan mampu menyebarkan ketenangan di masyarakat. Mari kita sampaikan ke masyarakat bahwasannya Lamongan punya 11 program prioritas untuk membangkitkan kejayaan Lamongan. Agar masyarakat merasa gembira,” ajaknya.

Di hadapan seluruh pengurus IPHI, orang nomor satu di Lamongan ini juga menceritakan tentang kondisi Kota Makkah dan Madinah saat ini. Mengingat, Bupati Yuhronur dan istri baru saja pulang menunaikan ibadah haji.

“Keadaan di Mekah dan Madinah masih sama, tapi keberkahannya luar biasa. Sudah banyak perubahan dan tentunya lebih tertib. Seperti saat tawaf, sekarang Pemerintah Arab Saudi menyediakan skuter di lantai 3 sehingga kerumunan jamaah tawaf bisa terurai. Selain tawaf, saat kita melakukan ibadah di Raudlah juga harus daftar terlebih dahulu menggunakan aplikasi, sehingga dapat mendeteksi kehadiran jamaah, jadi tidak ada lagi kisah injak-injakan seperti dulu, sangat nyaman,” tuturnya.

Meski kenyamanan haji terus mengalami peningkatan, pihaknya berharap, jumlah kuota haji untuk Indonesia terus ditambah, sehingga para jemaah yang sempat tertunda segera dapat berangkat haji. Dalam kesempatan yang sama, Wabup Lamongan KH. Abdul Rouf, yang juga Pengurus Daerah IPHI Lamongan mengatakan bahwa selain sebagai wadah untuk para masyarakat yang telah menunaikan haji, IPHI juga memiliki banyak kegiatan mental spiritual yang akan menjaga kualitas kemabruran haji.

“Untuk menjaga kemabruran haji terus terpupuk harus mensiasatinya, dengan cara masuk kelompok ikatan ini. Sebelum berangkat haji kita jarang sekali salat sunah qabliyah ba’diyah, setelah haji kita rajin. Sebelum haji kita sulit mengeluarkan uang untuk shodaqoh, setelah haji sangat luman (tidak pelit), termasuk suka menyapa tetangga, murah senyum, ramah dengan sesama, itu menandakan haji kita mabrur,” bebernya.

Ditambahkan Wabup Rouf, pencanangan 474 kepengurusan ranting tingkat desa yang sudah mendapat persetujuan ini sudah mulai diimplementasikan salah satunya oleh Kecamatan di Lamongan. “Kecamatan Sugio sudah merealisasikan pencanangan kepengurusan tingkat ranting,” tambahnya.

Turut hadir dalam Rakerda kedua tersebut, di antaranya perwakilan pengurus IPHI Jatim, Taufik Quronah, Muspika, Camat, PD IPHI, PC IPHI, serta Kepala KUA se-Kabupaten Lamongan. [riq/suf]

Sumber