Latest Post

[Berita]Berita Liga Italia – Jadwal Klasemen, Hasil dan Berita terbaru Liga Italia [Berita]Aktris Anne Heche Meninggal Dunia Dalam Usia 53 Tahun

creacorridor.com – Hacker Opposite 68890 belakangan ini menjadi sorotan publik usai berhasil retas website resmi Kejari Garut atau Kejaksaan Negeri Garut.

Webiste resmi Kejari Garut yang sedianya untuk melayani masyarakat berubah bentuk setelah aksi para Hacker Opposite 68890 menguasai sistem.

Situs resmi Kejari Garut, Jawa Barat, beralamat: www.kejari-garut.go.id mengalami aksi peretasan dengan tampilan website menjadi gambar terkait kasus kematian Brigadir J.

Peretas merubah isi website kejari-garut.go.id dengan tulisan Bubarkan Satgassus Merah Putih dan me-posting berita-berita sensitif berkaitan dengan perkara Brigadir J.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Garut, Irwan Ganda Saputra saat jumpa pers di Garut, mengatakan situs resmi Kejari Garut diretas oleh peretas dengan akun Instagram @opposite.68890.bytes.

Akibat peretasan itu, kata dia, situs kejari-garut.go.id tidak bisa menampilkan berbagai layanan masyarakat yang disajikan oleh kejaksaan melalui situs tersebut.

“Informasi seperti layanan tilang dan lainnya lumpuh, tindakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu mengacaukan pelayanan publik,” ucap Irwan.

Ia menyampaikan situs Kejari Garut itu sudah di tangani langsung oleh tim IT, selanjutnya di perbaiki agar secepatnya bisa di akses melayani masyarakat.

Kejari Garut, kata dia, sudah berkoordinasi dengan Polres Garut untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peretasan website resmi milik Kejaksaan Negeri Garut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Tim Siber Polres Garut terkait aksi peretasan ini,” katanya saat mengadakan jumpa pers di kantornya.

Informasi yang di himpun laman situs Kejari Garut menampilkan sejumlah gambar dan informasi tentang perkara kematian Brigadir J mulai dari kronologi hingga lampiran Surat Perintah Satgassus Merah Putih 2020.

Tim Siber Mabes Poliri Usut Aksi Peretasan Website Kejari Garut

Tim Siber Mabes Polri, Kejaksaan Agung, Polda Jabar saat tengah mengusu dan mengungkap kasus peretasan website Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.

Saat ini, tim gabungan masih bekerja memburu hacker yang menamakan opposite.68890.bytes itu.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Jabar, Sutan SP Harahap mengatakan, saat ini tim gabungan masih melakukan pemeriksaan dan penelusuran terkait peretasan website Kejari Garut.

“Tujuan untuk mengetahui data-data yang di retas hacker opposite.68890.bytes,” kata Kasipenkum Kejati Jabar, Kamis (4/8/2022).

Sutan Harahap menyatakan, website Kejari Garut yang di retas itu berfungsi memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Aksi peretasan berlangsung pada Rabu (3/8/2022) siang, website tersebut di nonaktifkan. Akibat peretasan tersebut, fungsi pelayanan masyarakat secara online terganggu.

“Kejari Garut berencana membuat website baru untuk mengganti pelayanan yang sempat terhambat itu,” ujar Sutan Harahap.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber