Latest Post

[Berita]Sambil Bakar Flare, Ribuan Buruh Tinggalkan Gedung DPR-MPR [Berita]Kenapa Gurun Sahara Viral? Foto Bule Bercinta di Google Maps

DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (AS), Kamis (4/8), mendakwa empat polisi terkait pembunuhan Breonna Taylor, perempuan kulit hitam yang tewas di rumahnya di Louisville, Kentucky dalam sebuah razia pada 2020.

Jaksa Agung AS Merrick Garland mengatakan keempat polisi itu menghadapi dakwaan federal terkait melanggar hak warga sipil, berkonspiasi, dan membuat pernyataan palsu terkait penggunaan kekerasan berlebihan.

“Kami menyatakan pelanggaran itu berujung pada kematian Breonna Taylor. Jika tidak ada pelanggaran itu, Breonna Taylor akan masih hidup pada hari ini,” ujar Garland.

Baca juga: Pebasket Putri AS Divonis 9 Tahun Penjara di Rusia karena Bawa Ganja

Kematian Taylor dan George Floyd, pria kulit hitam yang dibunuh polisi kulit putih di Minneapolis pada Mei 2020 menjadi fokus gerakan demonstrasi besar-besaran di Amerika Serikat (AS) dan wilayah dunia lainnya melawan ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi.

Taylor dan kekasihnya, Kenneth Walker, tengah tidur di apartemen mereka pada tengah malam 13 Maret 2020 ketika mereka mendengar suara dari pintu apartemen mereka.

Walker, yang menyangka suara itu adalah upaya perampokan, melepaskan tembakan dan melukai polisi.

Polisi, yang menggunakan surat perintah tidak mengetok dalam upaya menanggap gembong narkoba, membalas dengan melepaskan 30 tembakan yang menewaskan Taylor.

Garland mengatakan tiga polisi Louisville, Joshua Jaynes, Kyle Meany dan Kelly Goodlett terlibat dalam pemalsuan surat perintah penangkapan terhadap mantan kekasih Taylor.

Ketiganya dituding melanggar hak Taylor dengan meminta surat perintah untuk memeriksa kediaman perempuan itu meski tidak ada bukti yang menyokong hal itu.

Ketiganya juga disebut mengambil langkah untuk menutupi kesalahan mereka dalam insiden yang menewaskan Taylor.

Polisi keempat Brett Hankinson didakwa melakukan kekerasan berlebihan karena melepaskan tembakan membabi buta ke apartemen Taylor. (AFP/OL-1)


Sumber