Latest Post

[Berita]Tabrak Mobil di Cikarang, Kernet Truk Tronton Tewas [Berita]Hadapi Chelsea, Tottenham belum Bisa Mainkan Lenglet

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

creacorridor.com, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meyakini Presiden Joko Widodo belum memberikan dukungan atau endorsement kepada satu tokoh calon presiden.

Arsul mengatakan itu untuk menjawab spekulasi soal kedekatan Jokowi dengan Prabowo Subianto yang disebut bakal didukungnya dalam Pilpres 2024.

Arsul membaca gestur Jokowi dalam memberikan endorse kepada beberapa menterinya.

Menteri-menteri itu antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menparekraf  Sandiaga Uno, bahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Deklarasi Capres Lebih Awal Dinilai Beri Waktu Rakyat untuk Menilai dan Memilih Calonnya

“Kalau buat saya, beliau memberikan endorsement kepada sosok di kabinet yang memang oleh publik atau parpol itu disebut-sebut namanya sebagai capres atau cawapres potensial,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (4/8/2022)..

Wakil Ketua MPR RI itu juga menyebut Jokowi terlihat memberi dukungan kepada Sandiaga Uno saat PM Australia Anthony Albanese berkunjung ke RI.

“Pak Sandi, itukan kalau enggak salah ketika PM Australia ke sini, itu kan juga yang diberi kehormatan untuk menyambut langsung. Nah, itu sebetulnya tanda-tanda zamanlah,” kata dia.

“Kalau buat saya, itu beliau memberikan endorsement kepada sosok di kabinet yang memang oleh publik atau parpol itu disebut-sebut namanya sebagai capres atau cawapres potensial,” kata Arsul.

Sumber