Latest Post

[Berita]Berita Liga Italia – Jadwal Klasemen, Hasil dan Berita terbaru Liga Italia [Berita]Aktris Anne Heche Meninggal Dunia Dalam Usia 53 Tahun

Jakarta

Firasat atau intuisi para Bunda terhadap anaknya sering dianggap lebih kuat daripada Ayah. Bahkan, mengutip Parents, menurut para ahli, intuisi Bunda bisa menjadi yang terbaik saat pengambilan keputusan. 

Firasat atau intuisi bisa didefinisikan sebagai ide untuk membuat keputusan tanpa alasan analitis. Para ahli mengatakan firasat adalah sinyal dari otak ke saluran gastrointestinal (GI) dan sebaliknya.

Antonio Damasio, M.D., Ph.D., ahli saraf dan profesor di University of Southern California, percaya bahwa emosi memainkan peran kunci dalam pengambilan keputusan, mengacu pada insting sebagai penanda somatik.

Ini adalah gagasan bahwa pengalaman emosional masa lalu menciptakan firasat masa depan.
 
Lantas bagaimana jika Bunda hamil merasakan firasat atau intuisi bahwa janin yang dikandungnya adalah laki-laki? Yuk simak seberapa kuat firasat Bunda mendekati akurat? 

Bunda miliki firasat hamil bayi laki-laki

Masih berdasar ulasan Parents, tidak semua ahli yakin bahwa setiap Bunda memiliki intuisi khusus, tetapi mereka setuju bahwa seorang ibu bisa lebih sensitif atau rentan terhadap isyarat tertentu. 

“Ibu cenderung memiliki prioritas yang menyebabkan mereka memperhatikan atau fokus pada hal yang berbeda,” kata Sarah Blaffer Hrdy, Ph.D., antropolog, dan penulis Mother Nature: Maternal Instincts and How They Shape the Human Species.

Kemampuan Bunda itu dimulai di dalam rahim. “Naik turunnya hormon kehamilan selama kehamilannya, bersama dengan lonjakan oksitosin selama persalinan dan kelahiran menyebabkan ibu menjadi responsif,” kata Dr Hrdy. “Prioritas utama seorang ibu baru seringkali adalah memastikan bayinya aman dan dia akan memiliki ambang batas yang rendah untuk merasakan sesuatu yang salah.”

Membedakan firasat dan kecemasan Bunda

Tapi terkadang apa yang kita pikirkan adalah intuisi ibu, sebenarnya tidak. Sebaliknya, itu adalah kecemasan yang menyamar sebagai firasat kita.

Shimi Kang, M.D., psikiater, penulis The Dolphin Parent, peneliti ilmu saraf, dan ibu tiga anak, telah mempelajari perbedaannya. “Masalah dengan naluri kita adalah bahwa ketika kita tidak seimbang, mereka cenderung membawa kita ke arah yang salah,” katanya.

“Intuisi adalah pengetahuan bawaan yang diberikan kepada kita oleh alam dan hanya dapat diakses di tempat kesadaran yang tenang. Naluri bisa salah, tetapi intuisi selalu benar.”

Judith Orloff, M.D., psikiater dan penulis Guide to Intuitive Healing, setuju. “Intuisi muncul sebagai sesuatu yang netral, tidak bermuatan emosi, dan hampir tidak bersifat pribadi—hanya informasi,” katanya. “Ketakutan, di sisi lain, memiliki muatan emosional yang tinggi dan mungkin terkait dengan masalah kecemasan yang belum diatasi ibu.”

Dari ulasan ini Bunda bisa mengetahui ya bahwa firasat atau intuisi Bunda terhadap sesuatu, misalnya saja tentang kelamin janin, bisa saja benar sesuai firasat Bunda. Sebab hormon kehamilan menjadikan Bunda lebih peka ya. 

Walaupun begitu, tetap ya Bunda memerlukan tes medis untuk memastikan jenis kelamin janin.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang 4 tes medis untuk ketahui jenis kelamin janin.

[Gambas:Video Haibunda]


Kehamilan Trimester 3
Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 3 setiap minggu.
Cek Yuk arrow-right

Sumber