Latest Post

[Berita]Skuad Sudah Komplet, Madrid Berhenti Belanja Pemain [Berita]Buronan Kelas Kakap Surya Darmadi Dicegah ke Luar Negeri selama 6 Bulan

creacorridor.com, Fenomena keramaian Citayam Fashion Week disoroti sejumlah pihak. Terutama, anak band.

Sebut saja, Bisma Aria Nugraha bassist band Rocket Rockers sekaligus Founder/CEO dari brand GVFI Indonesia juga menunjukan kepedulian pada keadaan Citayam Fashion Week.

Konkritnya, Bisma meliburkan jam operasional toko online GVFI dan mengajak karyawannya agar membantu petugas kebersihan yang bertugas di kawasan Citayam Fashion Week.

baca juga:

Bukan hanya karyawan, Bisma juga ikut dan menggunakan GVFI City Clean-up yang sudah biasa dilakukan oleh tim GVFI dan beberapa relawan. 

Demi kebersihan di area Citayam Fashion Week, Bisma meluangkan waktu untuk meluncur dari Bandung keJakarta khusus untuk melakukan kampanye GVFI City Clean-up.Bisma mengatakan dirinya dan tim akan fokus pada kesehatan lingkungan perkotaan, terutama sampah plastik yang berserakan di perkotaan.

“Karena, melihat beberapa liputan dari media elektronik dan media sosial tentang dampak dari sisi kebersihan setelah viralnya Citayam Fashion Week. Sampah yang dihasilkan dari kerumunan orang yang penasaran dan datang untuk melihat langsung kegiatan harian Citayam Fashion Week itu, menyisakan sampah yang berserakan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Bisma belum lama ini.

Alasan Bisma turun langsung membersihkan lingkungan, dijawab olehMuhidin Abdurahman salah satu petugas kebersihan di area Citayam Fashion Week.

Bantu Petugas, Bisma Rocket Rockers Pungut Sampah di Citayam Fashion Week - Foto 2

Muhidin menjelaskan bahwa sampah di lingkungan area Citayam Fashion Week cenderung meningkat terus sejak viral pertama kali.

“Masih banyak pengunjung yang masih kurang sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami dari dinas kebersihan pun selalu berupaya untuk sigap dalam membantu menjaga kebersihan di area CFW ini,” jelas Muhidin Abdurahman.

Seperti diketahui, GVFI City Clean-up mendapatkan bantuan relawan dari tim kantor trading forex Didimax Jakarta entertainer, stand up comedian, seleb Tiktok dan beberapa model fashion yang bersedia terjun langsung membantu kampanye kebersihan.

Intinya, Bisma mengatakan bahwa dirinya dapat informasi dari petugas kebersihan setempat, bahwa sampah yang mendominasi adalah puntung rokok dan gelas-gelas plastik minuman dari pengunjung CFW yang ditinggalkan di sekitaran taman dan trotoar sekitaran area CFW.

“Total relawan yang ikut serta dalam kampanye ini berjumlah 80 orang. Setiap 2 orang memegang 1 karung sampah dan disebar ke beberapa titik seputaran area CFW,” tambah Bisma.

Terkait kampanye ini, Oki selaku Head Creative GVFI Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan exposure brand melalui konten-konten short video yang dikemas secara unik dan menarik dengan tujuan untuk menarik minat konsumen, dengan memposting diberbagai platfrom media sosial.

“Hal ini perlu dilakukan agar value brand GVFI sendiri dapat terus eksis melalui aktivitas brandnya yang berujung dalam brand awareness agar GVFI semakin dikenal oleh khalayak luas,” tutup Oki.[]

Sumber