Latest Post

[Berita]Gaya Kaca Mata Protagonis ala Brad Pitt [Berita]Rudal HIMARS Kiriman AS Diperkirakan Habis Dipakai Ukraina dalam 4 Bulan

Ada 3 jenderal bintang 1 yang diperiksa oleh polri, Komnas HAM cuma fokus lakukan hal ini. (foto: Panji/creacorridor.com)

creacorridor.com – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyoroti langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang memeriksa 3 jenderal bintang 1 terkait kasus kematian Brigadir J.

Menurutnya, Komnas HAM akan mempelajari terlebih dahulu terkait pemeriksaan 3 jenderal bintang 1 tersebut.

“Kasusnya masih ditangani Polri. Sementara, fokus kami kepada balistik dan digital forensik,” ujar Taufan saat dikonfirmasi creacorridor.com, Kamis (4/8).

BACA JUGA:  Bharada E Jadi Tersangka, Komnas HAM Tetap Kawal Kasus Brigadir J

Dirinya tidak memberi tanggapan terkait apakah ketiga jenderal bintang 1 tersebut akan diperiksa Komnas HAM.

Meski demikian, dirinya menegaskan Komnas HAM akan fokus kepada alat bukti berupa CCTV yang sebelumnya dikabarkan rusak.

BACA JUGA:  Komnas HAM Janji Panggil Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

“Fokus dulu di CCTV yang sejak awal kami persoalkan itu. Kok bisa dikatakan rusak dengan keterangan yang berbeda,” ucapnya.

Menurutnya, banyak perbedaan keterangan yang dihimpun Komnas HAM, bahkan dirinya mengatakan sudah ada indikasi kuat mengarah ke unsur kesengajaan.

BACA JUGA:  Soal CCTV Ferdy Sambo, Komnas HAM Ancam Laporkan Polri ke Jokowi

Sebelumnya, Taufan mengatakan tak percaya CCTV di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo rusak.

Sumber