Latest Post

[Berita]Polisi Buru Pembantai Pemuda di Sukabumi, Siap-Siap [Berita]Promo Liburan, Nail Art dan Eyelash Extension Cuma Rp165 Ribu!

creacorridor.com – Tamara Bleszynski menangis haru usai terancam kehilangan Hotel Bukit Indah warisan ayahnya yang berada di Bogor.

Tamara Bleszynski langsung lapor polisi karena menduga ada tindakan penggelapan terhadap Hotel Bukit Indah milik mendiang ayahnya.

Tamara sebenarnya memiliki 20 persen saham kepemilikan hotel tersebut. Namun, ibunda Teuku Rassya itu tak pernah mendapatkan haknya selama 19 tahun.

Tak ada angin tak ada hujan, Tamara kaget ketika di minta menandatangani surat pinjaman atau surat utang dengan jaminan sertifikat hotel itu.

Tamara memang sudah lama tidak melihat hotel itu. Air matanya menetes ketika teringat banyak kenangan bersama mendiang sang ayah di hotel tersebut.

“Sudah lama sekali saya enggak ke sana. Terlalu banyak memori saya bersama almarhum bapak saya di situ. Semenjak hotel kebakar. Bapak saya, tuh, senang banget ngumpulin foto-foto dari saya kecil, semuanya juga sudah kebakar,” kata Tamara Bleszynski di Jakarta.

“Jadi, saya kalau ke sana sedih sekali, apalagi dengan kejadian yang menimpa. Karena hotel itu kenangan saya waktu kecil dengan bapak saya,” lanjutnya.

Tamara Bleszynski berharap bisa mendapat keadilan. Dia ingin menyelesaikan masalah ini sekarang karena tidak ingin persoalan itu merembek hingga ke anak-anaknya.

“Saya sangat sedih. Sedih sekali ketika saya enggak tahu harus berbuat apa lagi. Karena, ya, yang saya pengin itu ini bisa cepat selesai biar tidak turun ke anak-anak saya. Biar anak saya juga bahagia, enggak harus menerima perlakuan seperti ini,” tutup Tamara.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber