Latest Post

[Berita]7 Potret Memesona Monna Frans, Aspri Hotman Paris yang Mualaf Dibimbing Gus Miftah [Berita]Indonesia dan Thailand U-19 Masih tanpa Gol di Babak Pertama

creacorridor.com – Dokter umum Novita menjelaskan kelebihan berat badan atau obesitas bisa menjadi pemicu mag.

Menurutnya orang yang mengalami kelebihan berat badan rentan mengembangkan penyakit fisik maupun mental, seperti stres mudah lelah hingga penyakit jantung.

“Sering tidak disadari obesitas juga bisa meningkatkan risiko penyakit mag,” jelas Novita kepada creacorridor.com, Jumat (24/6).

BACA JUGA:  Surat Edaran Menteri Tjahjo Kumolo Tegas, PNS Siap-siap Aja

Dia menjelaskan maag atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi yang memicu munculnya rasa tidak nyaman di area dada naik ke kerongkongan.

Gejala tersebut biasanya bisa terjadi pada anak-anak juga orang dewasa.

BACA JUGA:  Begini Kondisi Anak Anies Baswedan Positif Covid-19, Mohon Doanya

Namun, apa hubungannya kelebihan berat badan dengan mag?

Novita mengatakan risiko penyakit ini bisa semakin tinggi bila penderitanya mengalami obesitas.

BACA JUGA:  Anies Baswedan Mau Lengser Aja Bikin Susah Warga

Sebab, kelebihan berat badan bisa meningkatkan tekanan pada perut yang memicu mag naik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari creacorridor.com di Google News

Sumber