Latest Post

[Berita]Anggun dan Elegan, 7 Potret Pesona Lucinta Luna saat Kenakan Dress [Berita]Kecelakaan Tunggal, Mobil Terguling di Lenteng Agung

loading…

Kota dengan janda terbanyak di Jabodetabek. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews

JAKARTA – Kasus perceraian di Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan, terutama di tahun 2020. Pusat Penyuluhan Sosial (Puspensos) Kementerian Sosial RI menyebut sepanjang April dan Mei 2020, jumlah perceraian di Tanah Air masih di bawah 20 ribu kasus.

Akan tetapi, angkanya bertambah menjadi 57 ribu kasus saat memasuki bulan Juni dan Juli. Pandemi Covid-19 ditengarai menjadi pemantik utama masifnya angka perceraian, sehingga jumlah janda meningkat.

Bagaimana dengan kota-kota Jabodetabek? Berikut informasinya.

1. DKI Jakarta

BPS mencatat, DKI Jakarta memiliki angka perceraian sebesar 14.411 di tahun 2020. Artinya, ada 14.411 perempuan yang berpisah dengan suaminya dan menjadi janda. Jakarta Selatan merupakan kota administrasi dengan kasus perceraian terbanyak.

Dari data yang beredar, 2.326 kasus perceraian di Jakarta Selatan diakibatkan perselisihan dan pertengkaran terus-menerus. Baca juga: 5 Negara dengan Jumlah Janda Terbanyak, Nomor Terakhir Bikin Kaget

Sementara itu, jumlah perempuan menjanda di tahun 2021 menurun hingga angka 9.578 orang. Jumlah tersebut didapat dari data perceraian di DKI Jakarta sepanjang Januari – Oktober 2021.

2. Kota Bekasi

Kota lain yang masih berada di wilayah Jabodetabek dengan jumlah janda cukup tinggi adalah Bekasi. Selama pandemi Covid-19 di tahun 2020, tercatat ada 3.111 kasus gugatan cerai yang diajukan ke Pengadilan Bekasi.

Sumber