Latest Post

[Berita]Dekrit 5 Juli dan Demokrasi Terpimpin [Berita]Harga Minyak Mentah Dunia Melemah Dipicu Resesi yang Ancam Permintaan Global

creacorridor.com – Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menghentikan perang Rusia dan Ukraina.

Hal itu bisa terjadi saat Presiden Jokowi akan melakukan rencana kunjungan ke Ukraina dan juga Rusia.

Hikmahanto Juwana menilai kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia patut diapresiasi karena Indonesia sebagai Presiden G20 telah mengambil inisiatif untuk menciptakan perdamaian.

BACA JUGA:  Di Tengah Perang Rusia dan Ukraina, Jokowi Beri Kabar Buruk

Tak hanya itu, Jokowi juga berniat menghentikan tragedi kemanusiaan di Ukraina, bahkan mencegah terjadinya tragedi pangan dunia.

“Hal ini karena perang di Ukraina telah menyengsarakan banyak pihak, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik, dan telah berdampak pada perekonomian dunia,” kata Hikmahanto Juwana dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6).

BACA JUGA:  Provokasi Kapal Perang Rusia Bikin Denmark Mengamuk

Kedua, rencana Jokowi merupakan inisiatif Indonesia untuk selalu ikut dalam ketertiban dunia sebagaimana diamanahkan oleh Undang-undang Dasar 1945.

“Ketiga, Indonesia melakukan kunjungan ini dengan berpegang teguh pada politik luar negeri bebas aktif,” kata Hikmahanto.

BACA JUGA:  Bersama Mufti Rusia, Cak Imin Serukan Perdamaian Dunia

Lebih lanjut, Hikmahanto mengatakan Indonesia tidak berpihak kepada Ukraina maupun Rusia dalam perang tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari creacorridor.com di Google News

Sumber