Latest Post

[Berita]Dekrit 5 Juli dan Demokrasi Terpimpin [Berita]Harga Minyak Mentah Dunia Melemah Dipicu Resesi yang Ancam Permintaan Global

YOGYAKARTA, creacorridor.com – Erick Thohir berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu (22/6/2022). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ngobrol santai dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Keduanya membicarakan pemikiran cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif.
“Ngobrol-ngobrol tentang melanjutkan pikiran-pikiran Buya ( Syafii Maarif) yang inklusif dan berempati pada Islam kebangsaan,” ujar Haedar Nashir seusai bertemu Menteri BUMN.

Haedar mengatakan perjuangan dan buah pikiran Buya Syafii amat penting dilanjutkan guna merawat keindonesiaan. “Bagi kami yang masih melanjutkan perjuangan ini agar bisa merawat keIndonesiaan, keislaman yang inklusif, dan membangun Indonesia ini menjadi lebih baik,” tutur Haedar.

Dalam kesempatan itu Haedar memastikan dalam pertemuan itu tidak ada pembicaraan yang menyinggung ihwal kontestasi politik pada Pemilu 2024.

“Kami tidak bicara yang bersifat 2024 dan jujur kami hanya ngobrol-ngobrol soal Buya dan peninggalan Buya untuk melanjutkan pembangunan Madrasah Muallimin,” kata dia.

Selain tentang Buya Syafii, menurut Haedar, Menteri BUMN sempat membahas mengenai sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang dapat dikerjasamakan dengan Muhammadiyah.

Editor : Ainun Najib

Terima Kasih

Sumber