Latest Post

[Berita]Cek Keadaan Cinta dari Garis Tangan [Berita]Capaian Vaksinasi Kedua Bertambah 5.803 orang

creacorridor.com Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India telah menunjuk Droupadi Murmu, seorang politisi suku, sebagai kandidatnya untuk pemilihan presiden yang akan datang.

Wanita 64 tahun itu merupakan mantan guru, yang berasal dari negara bagian Odisha. Ia setidaknya telah menghabiskan puluhan tahun bersama BJP dan menjabat sebagai gubernur Odisha, atau yang bernama resmi Odisha. Ini adalah negara bagian yang terletak di pesisir timur India.

Jika jadi terpilih, Murmu akan menorehkan sejarah-menjadi pemimpin suku pertama di India dengan posisi teratas.

baca juga:

Presiden di India adalah kepala negara, tetapi tidak menjalankan kekuasaan eksekutif. Di negara Asia Selatan itu, seorang presiden dipilih oleh anggota majelis parlemen serta majelis legislatif negara bagian dan wilayah serikat federal yang dikelola.

Para analis mengatakan BJP memiliki jumlah yang cukup untuk memastikan keberhasilan calonnya.

Optimisme ini juga disampaikan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi yang menjabat sebagai ketua parlemen BJP. Dalam pernyataannya, Modi pun ‘yakin’ bahwa Murmu, yang telah menjadi pilihan partai, akan menjadi seorang ‘presiden yang hebat’.

Pencalonan Murmu diumumkan pada Selasa (21/6), selepas pertemuan dewan parlemen BJP. Presiden partai nasionalis Hindu Jagat Prakash Nadda mengatakan Murmu dipilih setelah diskusi rinci tentang 20 nama yang telah dipertimbangkan oleh partai dan sekutunya.

Murmu, sementara itu, mengaku baru mengetahui tentang pencalonannya dari televisi. Karena itu, menurutnya, berita itu ‘mengejutkan’ tetapi sekaligus ‘menyenangkannya’.

“Sebagai seorang wanita suku dari distrik Mayurbhanj yang terpencil, saya tidak berpikir untuk menjadi kandidat untuk posisi teratas,” katanya kepada wartawan setelah mengetahui pencalonannya.

Para pemimpin politik dari semua partai di Odisha, bagaimanapun, ikut menyambut baik pencalonan Murmu, menggambarkan wanita berkulit gelap itu sebagai ‘putri tanah’. 

Murmu pun telah mengatakan keoptimisannya lantaran mendapatkan dukungan dari semua anggota parlemen terpilih di negara bagian tersebut.

Dalam pemilihan mendatang, Murmu bakal diadu dengan kandidat oposisi, seorang politisi veteran dan mantan pemimpin BJP Yashwant Sinha. Sinha pernah menjabat sebagai menteri senior dalam pemerintahan BJP yang dipimpin oleh PM Atal Bihar Vajpayee pada 1990-an dan awal 2000-an. Meski erat dengan BJP, tetapi sekarang, Sinha adalah kritikus vokal terhadap partai tersebut dan juga Modi.

Pencalonannya datang setelah dua politisi oposisi veteran – Sharad Pawar dan Farooq Abdullah, serta Gopalkrishna Gandhi, cucu dari Mahatma Gandhi, menolak tawaran oposisi untuk mencalonkan diri.

Pemilihan presiden akan diadakan pada 18 Juli dan hasilnya diumumkan pada 21 Juli.

Kandidat yang menang akan menggantikan Presiden Ram Nath Kovind yang masa jabatannya berakhir pada 24 Juli.

Siapa Droupadi Murmu?

 Kandidat presiden Partai Bharatiya Janata yang memerintah India, Draupadi Murmu, menyapa para simpatisan yang mengunjunginya di Raigangpur, Odisha, India, Rabu (22/6)-AP

Menurut BBC, Murmu pertama kali menjadi pusat perhatian pada tahun 2017. Ketika itu, dia dikabarkan menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan oleh BJP menjelang pemilihan presiden tahun itu. Dia kemudian menjabat sebagai gubernur negara bagian Jharkhand.

Lahir pada 20 Juni 1958 di desa Baidaposi, distrik Mayurbhanj, Murmu berasal dari komunitas Santhal, salah satu kelompok suku tertua dan terbesar di India.

Putri seorang kepala dewan desa, ia belajar di Ramadevi Women’s College di ibukota negara bagian Odisha, Bhubaneswar.

Memulai kariernya sebagai pegawai pemerintah Odisha, Murmu menjabat sebagai asisten junior di departemen irigasi dan energi dari tahun 1979-1983.

Kemudian pada tahun 1994-1997, ia mengajar di Sri Aurobindo Integral Education and Research Center di Rairangpur.

Karier politik Murmu dimulai pada tahun 1997, ketika dia terpilih sebagai anggota dewan dalam pemilihan lokal di Rairangpur, sebuah kota yang dekat dengan kota kelahirannya.

Diusung BJP, Murmu berhasil terpilih menjadi anggota majelis Odisha dari kursi Rairangpur hingga dua kali-pada tahun 2000 dan pada tahun 2009.

Dari tahun 2000-2004, dia menjadi menteri untuk pemerintahan koalisi Odisha, yang dipimpin oleh Naveen Patnaik dari partai Biju Janata Dal. Awalnya ia bertanggung jawab atas perdagangan dan transportasi, tetapi kemudian menangani portofolio perikanan dan sumber daya hewan.

Lalu dari 2006-2009, Murmu adalah presiden sayap BJP di Odisha untuk ‘suku terjadwal’. Ini merujuk pada komunitas suku yang diakui oleh konstitusi India sebagai yang kurang beruntung secara sosial dan ekonomi.

Murmu meninggalkan politik aktifnya pada tahun 2015 usai ditunjuk sebagai gubernur wanita pertama di negara bagian tetangga Jharkhand.

Dia juga pemimpin suku pertama dari Odisha yang diangkat sebagai gubernur untuk negara bagian tersebut, dan menjabat selama enam tahun hingga Juli 2021.

Menurut Ravi Prakash dari BBC Hindi di Ranchi, ibu kota Jharkhand, Murmu mendapat banyak penghargaan karena selama masa jabatannya, kantor gubernur terbuka untuk orang-orang dari semua komunitas dan lapisan masyarakat. []

Sumber