Latest Post

[Berita]Indonesia dan Thailand U-19 Masih tanpa Gol di Babak Pertama [Berita]Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Cukai Rokok Kemenyan

loading…

DPW Partai Persatuan Pembangounan (PPP) mengajak masyarakat untuk bergabung dan berkolaborasi untuk persatuan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) mengajak masyarakat untuk bergabung dan berkolaborasi untuk persatuan. Karena, saat ini PPP makin mendapat respons positif dari masyarakat.

“PPP hari ini tengah bangkit dan mendapat respons positif dari publik,” ujar Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PPP DKI Jakarta Mumtaza Rabbany di Jakarta, Rabu (22/6/2022). Baca juga: Sengkarut PPP DKI Terus Berlanjut

Selanjutnya, kata pria yang biasa disapa Gus Najmi ini menyampaikan, kondisi partai dalam keadaan kondusif dan sedang on fire menatap Pemilu 2024. Masih dikatakannya, semua mesin partai di DKI Jakarta sedang bekerja keras.

“Secara terstruktur, terencana, dan massif sesuai dengan arahan Ketua Umum (Suharso Monoarfa) untuk melakukan konsolidasi juga kerja-kerja partai lainnya,” kata Gus Najmi.

Tentunya, kata dia, hal itu semua dimaksudkan untuk menyiapkan kemenangan Pemilu 2024.

“Soliditas partai dari tingkat pusat sampai ranting tidak goyang, sangat kuat, dan solid, sehingga tidak akan terpengaruh dengan gerakan-gerakan dari sekelompok oknum yang mengatasnamakan kader partai yang tujuannya hanya ingin memecah belah PPP,” tegas Gus Najmi. Baca juga: PPP DKI Dorong Anies Maju Pilpres 2024, Diyakini Mampu Redam Polarisasi

Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin menilai Suharso merupakan orang yang cekatan dan punya etos kerja tinggi serta mampu merangkul semua perangkat partai demi mendongkrak kerja-kerja elektoral. Disarankan ujang, Suharso semakin all out untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang Kakbah itu seperti Pemilu 1999, yang mendapatkan suara hingga 11 juta lebih.

“Sama-sama bisa kita lihat, nilai dan harus diakui jika kemajuan ini merupakan hasil kerja keras Suharso yang mampu memanajerial semua kadernya. Sebab tidak ada jalan lain, karena 19 kursi atau 4 persen lebih di 2019, menjadi titik rawan yang harus diperbaiki Suharso bersama pengurus dan kader-kadernya. Mereka harus mati-matian berjuang untuk menaikan suara di 2024,” katanya.

(mhd)

Sumber