Latest Post

[Berita]7 Potret Memesona Monna Frans, Aspri Hotman Paris yang Mualaf Dibimbing Gus Miftah [Berita]Indonesia dan Thailand U-19 Masih tanpa Gol di Babak Pertama

JAKARTA, creacorridor.com – Masih belum banyak yang tahu deretan alutsista canggih buatan RI yang laris di mancanegara. Indonesia diketahui seringkali memesan alutsista ke sejumlah negara yang dikenal sebagai produsen senjata militer canggih, seperti Amerika Serikat hingga Rusia.

Indonesia sebenarnya juga telah mampu memproduksi banyak alutsista canggih dan bahkan diakui oleh negara lain.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah lima alutsista canggih buatan Indonesia yang laris manis di mancanegara. Apa saja?

Alutsista Canggih Buatan RI yang Laris di Mancanegara

1. Panser Anoa 6×6

Panser Anoa 6×6 buatan PT Pindad menjadi salah satu alutsista buatan Indonesia yang laris manis di mancanegara. Negara tetangga Indonesia, Malaysia dan Brunei tercatat pernah memesan alutsista karya anak bangsa ini. 

Negara lain yang juga tertarik membeli Anoa 6×6 ini antara lain Bangladesh, Irak, Nepal, Pakistan, dan Timor Leste.

Anoa 6×6 sendiri merupakan kendaraan lapis baja yang digunakan oleh angkatan perang. Panser bermesin Renault ini sudah teruji di negara-negara gurun seperti Lebanon saat digunakan oleh pasukan perdamaian PBB.

Alutsista satu ini memiliki beberapa jenis, mulai dari Anoa 6×6 mortal, command,Amphibious, Recovery, APC, Ambulance, dan Logistics.

2. Medium Tank Harimau

Masih buatan PT Pindad, alutsista canggih buatan RI yang laris di mancanegara selanjutnya adalah Medium Tank Harimau. Pada periode 2020-2023, tank ini bahkan telah diorser sebanyak 18 unit dengan nilai transaksi senilai 135 juta dollar AS.

3. Pesawat CN235-220

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sukses mengekspor satu unit pesawat terbang CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) senilai Rp345 miliar untuk Angkatan Udara Senegal pada 2021. Ini merupakan kali ketiga pesawat itu dibeli negara tersebut.

Pesawat CN235-220 MPA ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dengan kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama delapan jam dengan sistem avionik glass cockpit, autopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar.

Editor : Komaruddin Bagja

Terima Kasih







Sumber