Latest Post

[Berita]7 Potret Memesona Monna Frans, Aspri Hotman Paris yang Mualaf Dibimbing Gus Miftah [Berita]Indonesia dan Thailand U-19 Masih tanpa Gol di Babak Pertama

Jakarta – Istilah hypnobirthing konon pertama kali dikenalkan oleh Marie Mongan, hipnoterapis sekaligus penulis HypnoBirthing: A Celebration of Life. Metode ini mengulas proses kelahiran normal merupakan proses alami yang bisa dilalui dengan sabar dan tenang, Bunda.

Alih-alih panik dan cemas hingga mengacaukan, Bunda justru akan menikmati semua proses kesakitan melahirkan sebagai proses alamiah dan berkah hidup yang cukup sakral.

Sementara itu, mengutip Healthline, pada intinya, hypnobirthing bertujuan membantu perempuan mengatasi ketakutan atau kecemasan yang mungkin dialami saat melahirkan. Ini melibatkan berbagai teknik relaksasi dan self-hypnosis untuk membantu mengendurkan tubuh sebelum dan selama persalinan dan kelahiran, Bunda.

Idenya adalah ketika tubuh dan pikiran dalam keadaan rileks sepenuhnya, kelahiran dapat terjadi lebih cepat dan tanpa rasa sakit karena tubuh tidak melawan proses alami ya. 

Lantas apa benar ya hypnobirthing mempunyai dampak sebesar itu tidak menimbulkan sakit ketika melahirkan? Yuk simak terus ya. 




Lahirkan Bayi Down Syndrome/ Foto: HaiBunda/ Annisa Shofia

 

Memutus lingkaran nyeri persalinan

Penjelasan menarik disampaikan Bidan Chandra Dwi Fitriani atau biasa disapa Bidan Ochan mana kala menjelaskan hypnobirthing sebagai salah satu metode melahirkan secara normal pada live Instagram Haibunda beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pervaginam yang selama ini dikenal sangat menyakitkan bagi Bunda dapat diubah persepsinya menjadi perjuangan yang membahagiakan. 

Hypnobirthing ini mengondisikan otak Bunda untuk memahami proses keluarnya Si Kecil dari rahim Bunda adalah momen sakral yang patut disyukuri. Bidan Ochan bahkan memakai istilah istilah khusus yang tidak hanya sebagai afirmasi positif.

Selebihnya adalah doa yang diyakini dapat memudahkan proses kelahiran normal yang sedang Bunda lalui. Misalnya saja, kata kontraksi, oleh Bidan Ochan diistilahkan ‘gelombang cinta’. Dengan tujuan setiap Bunda berkontraksi dan menimbulkan sakit pada tubuh, Bunda lebih mencernanya sebagai bahasa cinta untuk menyambut Si Kecil penuh sukacita. 

“Ada istilah fear, tension, dan pain. Dalam proses melahirkan, ketiganya saling berkait mengacaukan psikis Bunda saat melahirkan,” demikian jelasnya. 

Fear atau rasa takut yang meliputi Bunda ini searah dengan tekanan darah atau tension, Bunda. Sehingga jika Bunda didominasi perasaan takut saat bersalin, akan berpengaruh pada meningkatnya tensi Bunda ya.

Tensi yang meningkat akan semakin menimbulkan sakit alias pain yang mengacaukan. Sehingga, lingkaran tersebut harus diputus, Bunda. Cara relatif mudah memutus lingkaran tersebut adalah mengubah paradigma tentang melahirkan ya. 

“Mengubah paradigma tentang melahirkan ini bisa Bunda lakukan dengan mengubah mindset, merayakan proses dan menikmati penuh cinta setiap momen kehamilan hingga melahirkan,” ungkapnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang 5 cara percepat pembukaan agar lancarkan persalinan secara normal.

[Gambas:Video Haibunda]


kehamilan
Kehamilan Trimester 3
Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 3 setiap minggu.
Cek Yuk arrow-right

Sumber